Sabtu, April 02, 2011

TRADE


TRADE, film yang disutradai oleh Marco Kreuzpaintner, dirilis pada tahun 2007, meski masuk ke Indonesia -- lebih tepatnya di VCD rental tempat aku berlangganan -- baru beberapa minggu yang lalu. Secara sekilas film ini mengisahkan tentang human trafficking yang terjadi di Mexico City, kemudian para korbannya dijual di Amerika.

SINOPSIS:

Adriana -- adalah seorang gadis remaja berusia 13 tahun. Dia diculik oleh geng penculik,  yang spesialisasinya adalah untuk 'sex trafficking', tatkala dia sedang mengendarai sepeda barunya, hadiah ulang tahun sang kakak, Jorge -- dimainkan oleh Adriana -- dimainkan oleh Cesar Ramos Ceballos, meski sang ibu telah melarangnya mengendarai sepeda itu karena sang ibu curiga bahwa Jorge mendapatkan uang dari cara yang tidak halal. Kebetulan Jorge melihat seorang anak laki-laki yang tidak dia kenal mengendarai sepeda yang dia hadiahkan pada Adriana, sehingga akhirnya dia mengetahui bahwa adiknya itu telah diculik.

-- yang sedang dalam petualangan mencari anaknya yang tak pernah dia ketahui sejarahnya sebelum itu. Meski di awal, mereka sempat bertengkar -- Ray akan melaporkan Jorge ke polisi -- akhirnya mereka berdua justru 'bersahabat': kemiripan kisah yang menyebabkannya. Jorge mengaku bahwa dalam usahanya menyelamatkan sang adik dari para penculik yang akan membuat Adriana menjadi sex slave, tanpa dia sadari dia telah melewati perbatasan Mexico - Amerika Serikat. Ray sendiri sedang dalam usahanya menemukan anak yang dia dapatkan dari pacar gelapnya di masa silam; anak yang sepuluh tahun lalu dijual oleh ibunya -- yang nota bene pacar gelap Ray -- karena kesulitan keuangan, membawanya ke Juarez, kota perbatasan antara dua negara. Dalam usahanya membebaskan adiknya dari penculikan itu, Jorge secara tidak sengaja bertemu dengan Ray Sheridan -- diperankan oleh

Adriana dan Veronica

Sementara itu, dalam perjalanannya, Adriana bertemu dengan beberapa korban penculikan lain; salah satunya adalah Veronica -- diperankan oleh Alicja Bachleda, seorang perempuan Polandia yang terjebak dalam geng penculik yang sama dengan Adriana. Jika Adriana masih sangat belia --- dia akan dimangsakan kepada para pedophilia -- Veronica berusia duapuluh tahunan, memiliki seorang anak yang masih balita, yang justru anak balitanya ini menjadi ancaman agar Veronica mematuhi semua perintah si penculik; padahal anak balitanya dia tinggal di Polandia. Hal ini menunjukkan bahwa geng penculik ini memiliki jaringan internasional yang rapi.

REVIEW:

Seperti yang terlihat dalam banyak scenes dalam film ini, Mexico merupakan negara dimana banyak penduduknya hidup dalam kemiskinan. Jorge dan Adriana hidup dalam kemiskinan; yang menculik Adriana pun taraf hidupnya miskin. Kemiskinan telah membuat orang menjadi kriminal. Jorge 'bekerja' di sebuah agen pariwisata yang 'menjual' gadis-gadis untuk kepuasan para turis. Sedangkan Veronica -- yang juga hidup dalam ketidakkecukupan -- bermimpi untuk bisa hijrah ke Amerika sebagai imigran gelap, mendapatkan pekerjaan disana, demi kehidupan yang lebih baik untuk dia sendiri dan juga anaknya.

Sementara itu, meski Amerika mengklaim diri telah menghentikan praktik perbudakan pada tahun 1863, dalam film ini terlihat bahwa praktik perbudakan 'lain' tumbuh subur di sana, sex slave. Ada sekitar 10000 orang diselundupkan masuk ke Amerika yang kemudian dimasukkan dalam bisnis eksploitasi seks. Mexico yang terletak sangat dekat dengan Amerika menjadi salah satu 'pintu masuk' ke Amerika secara ilegal.

Salah satu scene dalam film, yang menunjukkan para penyelundup masuk ke Amerika

Berhasilkah Jorge membebaskan Adriana sang adik? Bagaimana Veronica menyelamatkan diri? Bagaimana dengan nasib anaknya? Apakah Ray berhasil menemukan anaknya? WATCH THIS MOVIE.

PT56 21.45 020411

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini